INFLASI

A. KONSEP

            Pada konsep ini agar lebih memudahkan saya membuatnya dalam bentuk sebuah bagan yang nanti akan di jelaskan selanjutny, dan dibawah ini bagan dari konsep yang saya buat.

B. ILUSTRASI

  • Defini Inflasi

Secara sederhana inflasi dapat diartikan sebagai melonjak naiknya harga-harga secara umum dan terus menerus, walaupun kenaikan harga satu atau dua barang saja tidak juga disebut sebagai inflasi kecuali jika kenaikan harga tersebut meluas pada barang-barang lainnya.

Dalam Ilmu Ekonomi, inflasi diartikan sebagai kenaikan harga-harga secara umun yang berkaitan dengan mekanisme pasar yang disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain konsumsi masyarakat yang melonjak, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai ketidak lancaran distribusi barang. Bisa dikatakan inflasi adalah proses penurunan nilai mata uang secara terus menerus atau kontinu.

Istilah inflasi juga digunakan untuk mengartikan peningkatan persediaan uang yang sering kali di lihat sebagai meningkatnya harga. Untuk mengetahui atau mengukur tingkat inflasi, ada banyak cara yang dapat digunakan namun yang paling umum ada dua cara yang dipakai yaitu CPI dan GDP DEFLATOR.

Berdasarkan IHK di Indonesia, inflasi dapat di kelompokkkan menjadi 7 kelompok yaitu sebagai berikut:

  1. Kelompok bahan makanan
  2. Kelompok makanan jadi, minuman, dan tembakau
  3. Kelompok perumahan
  4. Kelompok sandang
  5. Kelompok kesehatan
  6. Kelompok pendidikan dan olahraga
  7. Kelompok transportasi dan komunikasi
  • Pengelompokkan Inflasi

Inflasi dapat digolongkan menjadi dua tipe yaitu inflasi yang berasal dari dalam negeri atau inflasi yang berasalkan dari luar negeri. Inflasi yang berasal dari dalam negeri diakibatkan oleh terjadinya defisit anggaran belanja yang dibiayai dengan cara mencetak uang baru dan gagalnya pasar yang berakibat harga bahan makanan menjadi mahal. Sementara inflasi yang berasal dari luar negeri biasanya diakibatkan oleh naiknya harga barang impor. Hal ini bisa terjadi akibat biaya produksi barang di luar negeri tinggi atau adanya kenaikan tarif impor barang.

Berdasarkan keparahannya inlasi dapat digolongkan dalam beberapa jenis yaitu sebagai berikut ini:

1. Inflasi Ringan ( inflasi yang terjadi kurang dari 10% / tahun )

2.Inflasi Sedang ( inflasi yang terjadi antara 10% – 30% . tahun )

3, Inflasi Berat (inflasi yang terjadi antara 30% – 100% / tahun )

4. Hiperinflasi ( inflasi yang terjadi levih dari 100% / tahun )

  • Mengukur Inflasi

Inflasi diukur dengan menghitung persentasi dari perubahan  indeks harga, indeks harga tersebut antara lain:

  1. Indeks Harga Konsumen ( IHK ) atau Consumer Price Index ( CPI ),  adalah indeks yang mengukur harga rata-rata dari barang tertentu yang dibeli oleh konsumen.
  2. Indeks Biaya Hidup atau Cost-of-Living Index ( COLI ).
  3. Indeks Harga Produsen, adalah indeks yang mengukur harga rata-rata dari barang-barang yang dibutuhkan produsen untuk melakukan proses produksi, IHP ini sering juga digunakan untuk meramalkan tingkat dari IHK.
  4. Indeks Harga Komoditas, adalah indeks yang mengukur harga dari komoditas-komoditas tertentu.
  5. Indeks harga barang-barang modal.
  6. Deflator PDB, menunjukkan besarnya perubahan harga dari semua barang baru, barang produksi lokal, barang jadi, dan jasa.
  • Penyebab Inflasi

Inflasi dapat disebabkan oleh dua hal yaitu inflasi tarikan permintaan dan inflasi desakan biaya.

1. Inflasi Tarikan Permintaan, inflasi ini terjadi akibat adanya suatu permintaan total yang berlebihan biasanya penyebab inflasi ini dipicu oleh likuiditas di pasar sehingga terjadi permintaan yang tinggi dan dapat memicu kenaikan tingkat harga.

2. Inflasi Desakan Biaya, inflasi ini terjadi akibat adanya suatu kelangkaan produksi dan atau terjadi keterlambatan pendistribusian, walaupun permintaan pada suatu barang secara umum tidak mengalami peningkatan permintaan yang signifikan.

  • Dampak Inflasi

Ada dua dampak yang ditimbulkan bila inflasi terjadi didalam dunia ekonomi yaitu dampak positif dan dampak negatif,

1. Dampak Positif

Dampak Positif yang akan terjadi bila inflasi terjadi adalah apabila inflasi itu ringan maka dapat mendorong perekonomian lebih baik, yaitu dengan meningkatkan pendapatan nasional, membuat orang lebih giat bekerja, menabung, dan berinvestasi.

2. Dampak Negatif

Dampak ini diakibatkan jika inflasi tersebut dalam tingkat yang parah atau saat terjadi inflasi tak terkendali (Hiperinflasi), perekonomian akan mengalami kelesuan, atau orang tidak lagi berse mangat bekerja, tidak berbondong-bondong pergi ke Bank untuk menabung dan kecilnya investasi dan produksi yang berkurang dikarenakan tingkat kenaikan harga yang begitu cepat.

  • Contoh Kasus Inflasi

Contoh dari kasus inflasi yang berhubungan dengan jurusan saya yaitu teknik elektro telekomunikasi yang saya ambil adalah terjadinya peningkatan inflasi pada tahun 2001, Pada tahun 2001 ini sebesar 12,55% (591,06 %) inflasi ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Meningkatnya inflasi pada tahun 2001 diakibatkan oleh kebijakan pemerintah yang menaikkan harga komoditi, salah satunya adalah “TARIF TELEPON”, tarif telepon ini lah yang menjadi salah satu penyebab dari meningkatnya laju inflasi pada tahun 2001.

  • Solusi dari Kasus di Atas

Solusi yang saya berikan adalah walaupun tarif telepon menjadi salah satu faktor meningkatnya laju inflasi tapi banyak komoditi-komoditi lain yang ikut menyumbang terjadinya kenaikan laju inflasi yang cukup besar.

Saya berharap bahwa seiring dengan kenaikan tarif telepon diharapkan pelayanan yang dimiliki ikut mengalami peningkatan, pemerintah juga harus memikirkan apabila suatu komoditi dinaikkan apakah bisa di terima oleh masyrakatnya atau malah malah menjadi beban yang kian lama-kian memberatkan.

Pemerintah diharapkan mencari jalan lain agar inflasi tetap stabil namun harga barang atau komoditi juga tidak melonjak begitu tajam.

      

SUMBER REFENSI

http://id.wikipedia.org/wiki/Inflasi

http://www.bi.go.id/web/id/Moneter/Inflasi/Pengenalan+Inflasi/

http://kuliahitukeren.blogspot.com/2011/08/41-perkembangan-laju-inflasi-selama.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s